Diposkan pada Lyrics, YouTube

ALAM SEMESTA (星のうつわ) lyrics

Mengapa, mengapa, kulahir dan menangis

Dan menjadi bintang ketika kutinggalkan dunia Lalu mengapa, mengapa, akhirnya kita tahu Bahwa airmata, kan turun dengan sendirinya

溢れる雫は絶え間なく注がれた愛情の証で

導かれるままゆるやかにそっと伝わってきたんだ

dari hati lalu ke tubuh, lalu kembali ke hati

membentuk sebuah spiral, yang akan terus berpegang erat masa depan di hidup ini, bila kita menyadari

pada akhirnya akan jadi satu dengan, alam semesta

mengapa, mengapa, bulan tak bersuara namun memberikan sinarnya dalam kegelapan lalu mengapa, mengapa, lewat begitu saja kita membiarkan hidup yang terbatas ini

胸に抱えている器の大きさに価値を見出すんじゃなくて

その中にある熱を帯びたタネに “生命(いのち)”を感じたい

walaupun cerminan diri ini tidak akan pernah pasti apakah bayangan diriku, perlahan akan menghilang juga semakin kita terus mencari, semakin tak terkendali sudahlah sudah kita mulai hidup ini dengan yang baru

生きるっていうこと

それはきっと少しずつ手放していくこと

ketika nafas ini menjelang akhir

di sampingku / akan ada tangisan / bahagia untukku

dari hati lalu ke tubuh

lalu kembali ke hati

membentuk sebuah spiral, yang akan terus berpindah tangan pengulangan yang kan terjadi, akan terasa abadi

pada akhirnya kita jadi satu dengan alam semesta

original lyrics by Sukima Switch (スキマスイッチ)

translation by Fumi Kakudou, Christian Bong, Hiroaki Kato

music originally by Sukima Switch, cover version by Christian Bong

Iklan
Diposkan pada Tak Berkategori

Menjahit Merah Putih Official Lyrics

Ooo… Ooo…

Sekarang Saatnya, kita Buktikan!

Robek Semua yang Ada!

Lahirlah sang Saka!

Lahirlah Merah! Lahirlah Putih!

Biarlah Pipi ini…

Biarlah Bibir ini…!

Basah, dan Kering!

Tumpahlah, Tumpahkanlah semua!

Darah kita semua, Untuk,

Indonesia!

Menjahit Merah Putih 4x

Bendera Merah Putih,

Merah Darah yang Suci

Bukanlah Lambang Matahari!

pertama kali ditampilkan di konser “Cerita Fatmawati”, 2014

Galeri Indonesia Kaya

Diposkan pada Lyrics, YouTube

MANUSIA official lyrics

Waktu terus berlalu
Tanpa menunggu, oh!
Kemana kah kita kan terus berjalan?

Surga atau Neraka
Pilihan milik kita
Jejak langkah kita lah yang akan menjawab

Noda Hitam yang terjatuh
di Lembaran putih ini
Bukanlah sebuah kesalahan

Sempurna hanya padaMu
yang ada di atas sana,
kita hanya, manusia 2x

Lihatlah dunia ini,
Bukalah matamu, oh!
Alam luas terbentang, begitu indah!

Tegakkanlah dadamu
Suarakan hatimu
dan Berlarilah Bersama kita semua!

Noda Hitam yang terjatuh
di Lembaran putih ini
Bukanlah sebuah kesalahan

Sempurna hanya padaMu
yang ada di atas sana,
kita hanya, manusia 2x

Music Performed by Christian Bong, Moses Angga, Joshua Sentosa, Andree Pratama

Lyrics by Christian Bong

Diposkan pada YouTube

Eyes On Me – Final Fantasy VIII (Indonesian Lyrics)

Eyes On Me

Musik oleh Uematsu Nobuo

Lirik Adaptasi / Translasi oleh Melody Violine

Bila ku bernyanyi

di panggung, sendiri

Bila ku berucap

Berharap didengar

Kau tersenyum padaku

Nyatakah, atau khayalanku?

Di sudut itu ku melihatmu

dalam bar kecil ini

Malam terakhirku

Bernyanyi, untukmu

Malam terakhirmu?

Mendengar, laguku

Aku menyukaimu

Saat kau, malu melihatku

Pernahkah kau tahu

Mataku padamu

Sayang, kau di sana

Dengan wajah itu

Tak pernah terluka

Tak pernah bersedih

Ingin aku menjadi

orang yang mencubit kamu

Kalau kau manyun,

kutahu kau tak ‘kan melamun

Biarkan ku datang

Sedekat kumau

Dekat yang cukup

tuk rasakan jantungmu

Dan dengar bisikanku

Kusuka caramu menatapku

Pernahkah kau tahu

Mataku padamu

Sayang, bagi: aku

Cintamu yang: cukup

Tangis yang ter:tahan

Pedih yang ter:simpan

Kenalilah aku

Di luar panggung dan lagu

Jangkaulah aku

Kau kan tahu kau tak bermimpi

Sayang, kau di sana

Dengan wajah itu

Tak pernah terluka

Tak pernah bersedih

Ingin aku menjadi

orang yang mencubit kamu

Kalau kau manyun,

kutahu kau tak ‘kan melamun

soon on youtube.com/christianbongmusic

Diposkan pada Instagram

About Instagram

Photo 2-17-15

“kira-kira bulan Juni tahun lalu (2014) sih.”

yap. itu adalah jawaban yang selalu gua pakai setiap orang menanyakan pertanyaan:

“kapan lo mulai instagraman ?”

“… kalo gak ada Indovidgram gue gak akan se produktif hari ini sih.”

dan jawaban di atas, adalah jawaban berikutnya atas pertanyaan:

“apa yang bikin lo mau eksis di instagram?”

well, Gue ada akun instagram sebenarnya semenjak 2012. Smartphone gue saat itu adalah Samsung Galaxy Tab 7.0 dengan OS mentok di Honeycomb. Which is, gue gak bisa unggah video meskipun saat itu Instagram sudah bisa video. Saat itu gue masih sangat apatis terhadap dunia sosial media. Bukan berarti gue tidak tahu akan hal itu, tapi lebih ke arah yaudalah. Fokus gue saat itu masih di pekerjaan gue sebagai tenaga pengajar di bidang musik. Nama instagram gue saat itu pun masih @kristianfebrian, lalu gue ubah jadi @christianfebrianto, @christianfebrian, hingga akhirnya gue ubah menjadi @christianbong. Bagi yang bingung kenapa “bong”, ya sesimpel Bong itu adalah marga tionghoa gua. Yap, gue adalah orang Indonesia keturunan Tionghoa.

Back to topic! Memasuki tahun 2014 tepat di awal tahun, gue beli smartphone baru yaitu iPad mini. Nah, dari situ, jujur gue mulai lebih produktif lagi di dunia sosial media. Tapi waktu itu masih belom pake hashtag, gue masih puas dengan kurang lebih saat itu 200 atau 300 orang total followers gue, which is mostly mereka adalah teman-teman gue dari kampus, sekolah, atau circle lainnya. Berikut gue lampirkan video pertama yang gue post, 50 minggu (hampir setahun) silam:

Photo 2-17-15

Bisa dilihat ya, hashtag gue masih ke bule an banget. He he he 😀 Tujuan gue membuat video-video tersebut saat itu sangatlah sepele. Gue hanya ingin “kabur” dari rutinitas gue saat itu sebagai tenaga pengajar. Tidak mudah menjadi tenaga pengajar. Gue akan bercerita soal suka-duka mengajar di Indonesia di posting-an berikutnya ya! Nah, turning point nya adalah semenjak gue post video ini kira-kira 37 minggu silam:

Photo 2-17-15-2

Video itu direpost atau istilah bekennya adalah diregram oleh Indovidgram. Nah, semenjak hari itu, jujur cara pandang gue terhadap dunia Instagram dan sosial media berubah sepenuhnya. Gue jadi sangat aware terhadap apa peluang yang bisa gue selalu gali setiap harinya dari setiap posting. Dari semenjak itu pun gue mulai merilis beberapa hashtag pribadi gue seperti #publiccover , #satujariajacukup, #collabjauh, hingga akhirnya gue merilis portal musik di Instagram bareng kawan gue @pfdksn, yaitu @indomusikgram. Gue di sini juga ingin mengucapkan terimakasih kepada teman-teman baru gue di circle instagram, kepada @kevinchocs @rainersantoso @davidbeatt @sonalibaba @alifpatterson @benakribo @vendryana @ardinhai @aulion @dhinoharyoo @chandraliow @marloernesto @devinaureel @veraveranica @rachelsutanto @gazellecross @saraexcellent @captainruby @yaelahbro @duoharbatah @edhozell @garciandyyy @acs_phinat @tommylimmm @danielkevins @nicholas_raven @janelorenti dan siapapun yang belum gue sebut, thank you for being a part of my socmed journey!

Singkat cerita, gue jadi produktif sekali di instagram, hingga akhirnya saat tulisan ini ditulis, followers (istilah untuk orang yang mengikuti kegiatan gue di dunia instagram) gue di Instagram menembus angka 27.4 k, atau setara dengan dua puluh tujuh ribu empat ratus sekian-sekian. Gue di sini ingin mengucapkan banyak sekali terima kasih karena berkat angka tersebut, profile gue di dunia sosial media juga jadi naik, dan produk-produk mulai berani ikutan nampang di lapak gua. Well, secara teknis Christian Bong sebelum dan sesudah hari ini adalah sama. Tapi ya gini lah dunia sosial media. Angka merupakan segalanya. Mau lo bantah gue dengan teori “banyakan alaynya” atau “likesnya ga sebanding” intinya ya angka itu sangat berpengaruh. Gue lagi males jelasin secara teori maap ya. He he he 😀

Secara garis besar, instagram gue banyak bergerak di bagian musik dan komedi. Bisa cek hashtag #bongmusicgram atau #bongjayusgram. No… no… i’m not a comedian. Itu bukan lapak gua. Tapi ya pernyataan itu bukan berarti gue gak boleh bikin sesuatu yang bertema demikian, bukan? Coba mampir aja ke tautan kedua hashtag di atas untuk mampir ke video-video musik atau komedi gua. Di bagian musik, gue seringkali membuat video tipe splitscreens seperti contoh ini:

S__4915277

atau video simpel atau gue sebut dengan “record and play”, seperti ini:

S__4915278

Bagi yang selama ini suka nanya “pake aplikasi apa mas/kak/bang/om?” gue akan jelaskan secara elaborate di postingan gue berikut-berikutnya ya. Tidak mungkin gue tumpahkan semuanya dalam satu posting-an. Selain di dunia video, gue juga sempat merilis beberapa seri cerita pendek yang gue beri nama hashtag #indocerpen. Di hashtag ini, gue menulis cerita-cerita fiksi pake aplikasi komputer/laptop seperti Photoshop. Siapapun bisa bikin kok. Pake notes di smartphone anda juga bisa. Selama ini cerita yang terlintas di benak gua adalah cerita dewasa dan cerita misteri. Bisa dilihat salah satu contohnya:

S__4915280

Saat ini, gue tidak memiliki mimpi yang muluk-muluk. Gue hanya ingin bisa konsisten dan selalu berkarya, mengembangkan apa yang telah gue mulai, serta berupaya untuk terus berinovasi terhadap setiap karya yang gue buat. Dan gue berharap pula, agar semua orang yang sudah memilih untuk mengikuti gue di Instagram tidak menyesal karena telah mengenal gua secara publik. Suatu saat, gue yakin gue bisa ketemu kalian semua, yang membaca tulisan ini dan tidak mengenal gue secara personal. well, mungkin sekian sharing gue tentang awal mula gue instagram-an hingga hari ini.

i hope this post is not long enough for you to respond it with “TLDR. Terima kasih telah mampir ke web gue ini, dan sampai ketemu di tulisan gue berikutnya!